Research design planner
Skill lensetek/Research-Agent-Skills-Collection/skills/research_design_planner
Merancang desain penelitian terperinci, termasuk pendekatan metodologi (kuantitatif, kualitatif, mixed-method, eksperimental), variabel, pengumpulan data, dan rencana analisis.From its SKILL.md
npx -y skills add lensetek/Research-Agent-Skills-Collection --skill research_design_plannerAssembled from the repository path, not quoted from the project. Check it against their README if it does not work.
2 things to look at
- no licenseNo license file was found in the repository. Code published without one is not open source by default, so using it at work is a question for whoever answers licensing questions where you are.
- 0 stars0 stars. Stars are a popularity signal and not a quality one, but at this level it is likely that nobody has read this closely except its author, and you would be relying on your own review.
SKILL.md
3.9 KB, ~1.1k tokens by cl100k_base, as published. Nobody here has run it
Research Design Planner
Overview
Skill ini memandu Research Agent dalam menyusun rancangan metodologi penelitian (research design) secara sistematis. Rancangan ini menentukan pendekatan riset, pemetaan konstruk/variabel, alur pengujian data, serta skenario eksperimen (khusus untuk bidang komputasi/AI/ML) guna memastikan riset berjalan secara terstruktur dan dapat direproduksi (reproducible).
Dependencies
research-question-builder
Quick Start
Contoh penggunaan: "Gunakan skill research-design-planner untuk merancang alur eksperimen perbandingan robustness LLM menggunakan dataset benchmark GSM8K dan baseline GPT-4."
Workflow
1. Penentuan Pendekatan Penelitian (Research Approach)
Tentukan dan beri pembenaran atas pendekatan yang dipilih:
- Kuantitatif: Pengujian hipotesis secara statistik, survei terstruktur, atau eksperimen laboratorium.
- Kualitatif: Studi kasus mendalam, analisis tematis, wawancara semi-terstruktur, atau etnografi.
- Mixed-Methods: Kombinasi sekuensial atau konkuren antara kuantitatif dan kualitatif.
- Eksperimen Komputasional / AI / ML: Riset pengembangan model, analisis performa, uji ketahanan (robustness), atau studi ablasi (ablation study).
- Design Science Research: Pembuatan artefak sistem/software baru beserta evaluasi kinerjanya.
2. Operasionalisasi Variabel / Konstruk
- Untuk riset kuantitatif/sosial: Identifikasi Variabel Independen (IV), Variabel Dependen (DV), Variabel Mediator/Moderator, serta metrik pengukurannya.
- Untuk riset komputasional/AI: Tentukan baseline model, data masukan (input data), parameter kontrol (control variables), dan metrik kinerja utama (e.g., F1-score, Latency, Accuracy).
3. Pengumpulan Data & Rencana Sampling
- Rancang sumber data yang digunakan (data primer vs sekunder).
- Tentukan metode sampling (probability vs non-probability) atau detail pengumpulan dataset (e.g., scraping, dataset benchmark publik, API log).
- Rancang teknik pembersihan (preprocessing) dan pelabelan data.
4. Rencana Analisis Data & Validasi
- Tentukan metode analisis statistik yang sesuai (e.g., ANOVA, SEM, Regresi) atau alur pelatihan model (model training workflow).
- Rancang uji validitas/reliabilitas instrumen atau rencana pengujian silang (cross-validation) untuk keandalan hasil.
5. Komponen Khusus Riset AI / Machine Learning (Jika Relevan)
Untuk penelitian berbasis AI/ML, rancangan eksperimen harus menjabarkan secara rinci:
- Dataset & Data Splitting: Skenario pembagian data (train/validation/test split) serta penanganan ketidakseimbangan data (class imbalance).
- Baseline Model: Model pembanding standar yang akan diuji secara setara (fair comparison).
- Robustness & Stress Testing: Pengujian model pada kondisi ekstrem (noise data, serangan adversarial, atau distribusi di luar latih/out-of-distribution).
- Studi Ablasi (Ablation Study): Rencana pengujian untuk memverifikasi kontribusi tiap komponen arsitektur baru dengan cara menonaktifkannya secara bertahap.
Common Mistakes & Aturan Kritis
- Desain Tidak Sinkron dengan RQ: Memilih metode analisis yang tidak dapat menjawab pertanyaan penelitian (RQ).
- Perbandingan Eksperimen yang Bias (Unfair Comparison): Dalam riset ML, menguji model baru pada lingkungan yang dioptimalkan khusus sementara baseline model dijalankan tanpa penyetelan hyperparameter yang adil.
- Ketiadaan Rencana Validasi: Tidak menyertakan uji signifikansi statistik atau uji ketahanan data, sehingga hasil rentan dianggap sebagai kebetulan (cherry-picked).
- Kurang Detail pada Prosedur Reproduksibilitas: Tidak merinci konfigurasi perangkat lunak, pustaka (libraries), hardware, atau seed acak (random seed) yang digunakan.
What ships with it
Read from the repository
Just SKILL.md. No reference files, no scripts.