Memory
Skill GulajavaMinistudio/awesome-copilot-id/supplementary-skill/memory
A curated collection of custom agents, skills, rules, and prompts for GitHub Copilot, Google Antigravity, OpenCode, ChatGPT Codex, and Oh My Pi. Tailored for Indonesian developers to streamline SDLC workflows with AI.
npx -y skills add GulajavaMinistudio/awesome-copilot-id --skill memoryAssembled from the repository path, not quoted from the project. Check it against their README if it does not work.
What its author says it does
Copied from the file, not written here
Memory - Preferensi Pengguna
SKILL.md
3.2 KB, as published. Nobody here has run it
Memory - Preferensi Pengguna
Komunikasi
- Bahasa: Komunikasi harus menggunakan bahasa Indonesia yang jelas dan baku
- Gaya: Formal namun tetap ramah dan profesional
- Format: Gunakan struktur yang rapi dengan bullet points dan code blocks sesuai kebutuhan
Penjelasan dan Dokumentasi
- Kejelasan: Penjelasan harus jelas, terstruktur, dan mudah dipahami
- Struktur: Gunakan format bertingkat dengan heading, subheading, dan poin-poin yang logis
- Dokumentasi: Semua dokumentasi yang dibuat harus jelas, komprehensif, dan mudah dimengerti
- Detail: Berikan konteks yang cukup tanpa terlalu bertele-tele
- Contoh: Sertakan contoh praktis jika diperlukan untuk memperjelas konsep
Gaya Komunikasi User
- Menggunakan bahasa Indonesia formal tapi santai
- Suka detail teknis dan penjelasan komprehensif
- Meminta dokumentasi yang lengkap dan terstruktur
- Memperhatikan kualitas kode dan testing standards
Workflow & Metodologi
- SDLC Strict Adherence: User mengikuti alur SDLC yang ketat dan terstruktur
- Sequential Development: Harus mengikuti urutan: PRD → Spec → Plan → Code
- No Skip Phases: Tidak boleh melompat fase, setiap tahap harus selesai sebelum lanjut
- Documentation First: Dokumentasi lengkap dan terstruktur harus ada sebelum mulai coding
- Custom Agents Usage: User menggunakan custom GitHub Copilot Agents sesuai
dengan fase development:
@ProductManagerPRDuntuk Requirements (PRD)@SpecificationArchitectuntuk Technical Specification@PlannerArchitectuntuk Implementation Planning@BeastModeDev,@GodModeDevatau@MiniBeastuntuk Coding/Implementation@QATestArchitectuntuk Testing@DocumentationWriteruntuk User Documentation
- New Session per Phase: User prefer memulai sesi chat baru saat berpindah fase untuk menjaga fokus konteks
- Verification Mindset: Setiap output harus diverifikasi terhadap PRD dan Spec sebelum lanjut
- Phase Completion Pattern: Setelah fase selesai, user meminta pemisahan planning untuk fase berikutnya ke dokumen terpisah untuk review tim
Format Markdown
- Markdown Lint: Semua file markdown harus mengikuti aturan markdown lint
- Konsistensi: Pastikan format heading, list, dan struktur konsisten
- Standar: Ikuti best practices markdown untuk readability dan maintainability
- Validasi: Pastikan markdown yang dibuat lolos validasi lint checker
- Elemen: Gunakan elemen markdown seperti heading, subheading, bullet points, code blocks, dan lainnya sesuai kebutuhan
- Tautan dan Gambar: Gunakan tautan dan gambar dengan benar untuk mendukung konten
- Pemformatan: Gunakan pemformatan teks seperti bold, italic, dan inline code untuk menekankan poin penting
- Tabel: Gunakan tabel untuk menyajikan data terstruktur jika diperlukan
- Blok Kode: Gunakan blok kode untuk menyajikan contoh kode dengan penyorotan sintaks yang sesuai
- Daftar: Gunakan daftar bernomor atau berpoin untuk menyajikan informasi secara terstruktur
- Pemecahan Paragraf: Pecah paragraf panjang menjadi bagian yang lebih pendek untuk meningkatkan keterbacaan